Trichomoniasis adalah penyakit menular seksual disebabkan oleh infeksi dari parasit Trichomonas vaginalis. Biasanya ditemukan di vagina dan jaringan uretra. Menurut Wikipedia trikomoniasis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh serangan protozoa parasit Trichomonas vaginalis.

Kebanyakan orang yang terinfeksi tidak menyadari mereka sudah terinfeksi. Meski kondisi ini paling sering terjadi pada wanita, infeksi trikomoniasis pada pria juga bisa terjadi (dan seringkali tidak memiliki gejala).

Penyebab trikomoniasis

Trikomoniasis disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis yang biasanya menyebar melalui hubungan seks tanpa kondom atau saling berbagi alat/mainan seks. Masa inkubasi parasit ini tidak diketahui secara pasti, namun umumnya terjadi dalam waktu 5 sampai 28 hari.

Tidak semua jenis hubungan seks bisa menularkan trikomoniasis. Penyakit ini tidak bisa menular dengan seks oral, seks anal, ciuman, dan berbagi pemakaian alat makan, dudukan toilet, atau handuk. Risiko trikomoniasis akan meningkat jika:

  • Berhubungan seks tanpa kondom.
  • Sering berganti-ganti pasangan.
  • Pernah mengalami trikomoniasis sebelumnya.
  • Memiliki riwayat penyakit menular seksual

Gejala trikomoniasis

Sekitar 70 persen orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apapun. Bila orang memiliki gejala, mereka bisa mengalami tingkat keparahan ringan sampai parah. Gejala berkembang dari 5 sampai 28 hari setelah terinfeksi, namun beberapa orang dapat mengalami gejala bahkan muncul suatu waktu. Gejalanya bisa membaik atau bahkan hilang dan kemudian kembali pada beberapa orang. Jika tidak diobati, infeksi bisa bertahan selama berbulan-bulan sampai bertahun-tahun. Berikut ini adalah gejala khas pada mereka yang mengalami gejala trikomoniasis:

Gejala trikomoniasis pada pria:

  • Cairan keluar dari uretra
  • Sakit saat buang air kecil
  • Nyeri dan pembengkakan pada skrotum (dari epididimitis).

Gejala trikomoniasis pada wanita:

  • Aroma vagina yang berbau busuk, gatal, dan biasanya berbusa
  • Vagina gatal
  • Cairan dari vagina keluar berwarna kuning atau abu-abu kehijauan
  • Nyeri ketika berkemih dapat terjadi

Diagnosis trikomoniasis

Diagnosis trikomoniasis bisa dipastikan dengan memeriksa sampel cairan vagina pada wanita atau urine pada pria di laboraturium. Pemeriksaan ini umumnya memakan waktu selama beberapa hari.

Sekarang telah tersedia metode tes baru yang lebih cepat, yakni rapid antigen test dan nucleic acid amplifcation. Namun keduanya memerlukan biaya yang lebih mahal dibandingkan pemeriksaan cairan secara manual di laboratorium.

Jika seseorang positif terinfeksi trikomoniasis, pengobatan harus segera dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi.

Komplikasi trikomoniasis

Trikomoniasis bisa menimbulkan komplikasi jika dibiarkan tanpa pengobatan. Seorang ibu hamil yang terkena trikomoniasis bisa menularkan kondisi tersebut pada bayi yang dikandungnya. Selain itu, juga bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur dan berat badan bayi kurang. Trikomoniasis pada wanita membuat penderitanya lebih rentan terhadap infeksi virus HIV penyebab AIDS.

Pencegahan trichomoniasis

Karena trikomoniasis adalah penyakit menular seksual, pantangan adalah satu-satunya cara untuk benar-benar menghindari penyakit ini. Praktik seks yang aman dan menjaga kebersihan alat genital juga dapat membantu mencegah infeksi trikomonas.

  • Kenakan kondom (ini mengurangi, namun tidak sepenuhnya menghilangkan kemungkinan tertular infeksi trikomonas)
  • Cuci alat kelamin sebelum dan sesudah hubungan intim
  • Jangan berbagi pakaian renang atau handuk. (trichomonads bertahan hingga 45 menit di luar tubuh)
  • Mandi segera setelah berenang di kolam renang umum

Pengobatan trikomoniasis

Trikomoniasis bisa diatasi secara efektif dengan obat antibiotik jenis metronidazole atau tinidazole. Dokter akan meresepkan kedua obat ini dalam dosis tertentu untuk dikonsumsi selama 5-7 hari. Dalam kondisi tertentu, dokter hanya meresepkan salah satu dari kedua obat itu dalam dosis yang besar.

Selama masa pengobatan, pasien diminta untuk menghindari hubungan seksual sampai dinyatakan sembuh oleh dokter. Pasien juga wajib menghindari konsumsi alkohol selama 24 jam setelah mengonsumsi metronidazole atau 72 jam setelah mengosumsi tinidazole karena alkohol bisa menyebabkan mual dan muntah.

Demikianlah pembahasa tentang Penyebab, Gejala dan Pengobatan Trichomoniasis. Semoga bermanfaat, sekian dan terimakasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here